Dokumentasi dan Informasi tentang Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah II
Friday, May 25, 2018
Saturday, October 28, 2017
Friday, March 3, 2017
Ada Tol Kuala Tanjung-Parapat, Medan-Danau Toba Hanya 2 Jam

foto: bisnis.com
Jakarta - Pemerintah menugaskan BUMN konstruksi PT Hutama Karya (HK) untuk mengerjakan seluruh ruas tol Trans Sumatera. Salah satu ruas yang segera digarap oleh HK adalah jalan tol Kuala Tanjung-Tebing Tinggi-Parapat di Provinsi Sumatera Utara.
Bersama mitra strategisnya, yakni PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Waskita Toll Road, Hutama Karya bakal menggarap tol sepanjang 143,25 km dengan masa konsesi 40 tahun tersebut.
Apa manfaat jalan tol itu?
Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Herry Trisaputra Zuna, berujar tol tersebut bisa memangkas waktu perjalanan dari Medan ke Danau Toba hanya menjadi 2 jam saja. Saat ini, masyarakat harus menempuh perjalanan 7-8 jam dari Medan ke kawasan sekitar Danau Toba,
"Kalau dengan adanya jalan tol, hitungan kami dari Medan ke Danau Toba itu hanya 2 jam saja. Karena jarak dari Medan ke Tebing Tinggi 40 km, dari Tebing Tinggi ke Parapat sekitar 90 km, jadi total 130 km. Kalau kecepatan di jalan tol ya 2 jam," jelas Herry kepada detikFinance, Selasa (28/2/2017).
Menurut dia, setelah resmi menunjuk konsorsium PT Hutama Karya, pemerintah segera mengebut pembebasan lahannya. Proses pengadaan lahan bisa dilakukan lebih singkat karena lahan yang digunakan sebagian besar merupakan perkebunan BUMN.
"Karena dari Tebing Tinggi ke Parapat lebih banyak manfaatkan perkebunan milik PTPN, jadi pembebasan lahannya bisa lebih cepat. Kemudian untuk ruas dari Kuala Tanjung ke Tebing Tinggi akan selesai di 2017," jelas Herry.
Ruas tol tersebut digarap oleh konsorsium dari 3 BUMN yakni PT Hutama Karya sebesar 40%, PT Jasa Marga sebesar 30%, dan PT Waskita Karya lewat anak usahanya PT Waskita Toll Road sebesar 30%.
Pembangunan tol yang sudah masuk proyek strategis nasional ini dilakukan untuk meningkatkan akses wisatawan ke Danau Toba. Ruas ini juga sekaligus untuk menghubungkan pusat-pusat ekonomi di Sumatera Utara yakni Kota Medan, Pelabuhan Kuala Tanjung dan Bandara Kualanamu.
sumber: finance.detik.com
Tuesday, April 15, 2014
Presiden Berharap Bandara Kuala Namu Terus Berkembang

foto: tribunnews.com
MEDAN - Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meresmikan Bandara Kuala Namu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (27/3). Dalam kegiatan ini, Presiden juga meresmikan lima bandara lainnya serta Geopark Kaldera Toba. Bandara Kualanamu terletak sekitar 39 km dari kota Medan.
Bandara yang sebenarnya sudah beroperasi sejak
Pembangunan bandara ini merupakan bagian dari program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI), untuk menggantikan Bandar Udara Internasional Polonia yang telah berusia lebih dari 85 tahun.
"Ini awalan yang baik karena Insya Allah pergerakan ekonomi kita akan terus terjadi, dengan catatan manajemen pemerintahan harus tepat dan pengelolaan perekonomian harus dijalankan dengan baik," kata Presiden dalam sambutannya.
Presiden juga mengingatkan, meskipun telah dilipatgandakan kapasitasnya, tentu masih ada kekurangan sehingga harus ada perencanaan lagi. Ia berharap ada sasaran lebih tinggi dalam pemanfaatan bandara tersebut.
Seusai memberikan sambutan, Presiden kemudian memukul Gondang Taganing dan menandatangani prasasti tanda diresmikannya Bandar Udara Internasional Kualanamu dan lima bandara lainnya. Kelimanya adalah Terminal Penumpang Bandara Sultan Syarif Qasim II di Pekanbaru, Terminal Penumpang Bandara Raja Haji Fisabilillah di Tanjung Pinang, Bandara Muara Bungo di Jambi, Bandara Pekon Serai di Lampung Barat, dan Bandara Pagar Alam di Lahat.
Presiden juga meresmikan Geopark Kaldera Toba. "Geopark kebanggaan kita yang isinya akan menjadi ikon wisata dunia, tempat pendidikan, dan kajian yang menguak banyak misteri di masa lalu," kata Presiden.
Usai acara peresmian, Presiden dan Ibu Negara Ani Yudhoyono meninjau galeri foto dan maket serta fasilitas Bandar Udara Internasional Kualanamu. Keduanya bersama rombongan kemudian menuju Medan dengan menumpang Kereta Api Aiport Railink Services (ARS). Hadir dalam acara ini Mensesneg Sudi Silalahi, Menhub EE Mangindaan, dan Menteri PU Djoko Kirmanto, Menkop dan UKM Syarifudin Hasan, dan Menparekraf Mari Elka. Terlihat pula mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla.
Presiden dijadwalkan berada di Medan hingga Sabtu (29/3) pagi hari. Kemudian akan melanjutkan perjalanan ke Semarang dan selanjutnya Bandung
sumber: jpnn.com
berita terkait :
Pukul gondang batak, Presiden SBY resmikan Bandara Kualanamu
Bandara Kualanamu layani 250 penerbangan tiap hari
Subscribe to:
Posts (Atom)